OKE LET’S WE SEE, INI BAGIAN TERAKHIR DRI PART 2
“baiklah ini adalah sebuah lagu yang aku persembahkan untuk seorang perempuan, dia adalah orang yang berharga bagiku, lagu ini untukmu Cotie” kata justin
“cotie?” kata demon dengan aneh
“apa cotie?” teriak semua adek kelas
OKE INI DIA FRIENDS part 3
“nama yang aneh”kata george
“wah namanya kayak anjing ya”kata jeanny
Demon, kevin, george dan jeanny binggung dengan perkataan yang di katakan oleh justin. Merekapun saling bertanya-tanya mengapa lagu itu di berikan kepada perempuan yang namanya sangat mirip dengan nama yang lucu unduk anak anjing. Sedangkan clara hanya terdiam mendengar perkataan dari justin dan melihat carol.
Carol yang mendengar perkataan justin tadi langsung terdiam dan merasa tidak percaya, apalagi justin menyanyikan lagu yang berjudul FIRST KISS, lagu itu adalah lagu kesenangan dari carol dan semua temannya tidak tau itu, hanya justin lah yang tau lagu itu adalah lagu kesukaan dari Carol. Dan carol teringat kata-kata yang di ucapkan oleh justin adalah nama “COTIE” nama itu adalah nama yang di berikan oleh justin kepada carol. Layaknya nama kesayangan untuk carol.
Saat justin menyanyikan lagu first kiss, demon, kevin, george dan jeanny sangat merasa terhibur dan menyukai lagu itu juga.
~satangcheoreom dalkohal geot gata
~waenji akisia hyangkido nal geot gata
~hyangkie chwihae beorikka bwa geuge geokjeongi dwae
Carol pun tak tahan untuk mendengar suara justin, dan berlari menuju taman sekolah, dia pun tidak perduli dengan kakinya yang sakit. Clara orang yang pertama kali melihat tingkah carol pun binggung dan langsung mengejarnya begitupun dengan george, demon, kevin dan jeanny. Justin pun, yang ada di panggung saat menyanyi lagu itu selallu melihat carol saat carol pergi, dia pun turun dari panggung dan berusaah juga untuk mencarinya.
Carol pun duduk di ayunan taman sekolah, ekspresi mukanya seperti ingin menangis tetapi ia tahan, matanya berkaca-kaca dan membuat ke lima temannya binggung.
“kamu kenapa lline?” tanya kevin
“alline, kamu kenapa lari?” kata george
“oh, tadi? Aku itu rasanya kayak kebelet tapi wktu aku duduk di sini jadi gk lagi deh” jawab carol
“kenapa matamu kayak gitu?” tanya demon
“kakimu masih sakit?” kata jeanny
“kamu ada masalah?” tanya kevin
“enggak kok” jawab carol sambil melihat muka clara
Clara pun melihat muka carol yang terhilat seperti tidak tahan untuk menangis dan dia pun mengajak carol untuk ke wc sekolah dan meninggalkan ke empat temannya di taman.
Saat mereka pergi, tak di kira justin berada di taman itu
“dek, carol mana?” tanya justin
“emang kenapa kak?” tanya demon
“enggk dia mana?” tanya justin lagi
“dia di wc kak” kata george
“oh, makasih ya” jawab justrin
“iya kak” kata kevin
“kakak yang aneh” sambung george
Dengan cepat justin ingin menghampiri carol, tetapi ternyata carol dan clara tidak ke wc sekolah, mereka hanya berakting dengan ke empat teman mereka, mereka itu pergi ke halaman belakang sekolah yang jarang sekali orang datang kesana.
“kamu kenapa lline?” tanya clara
“gk apa-apa kok, cman mau nangis doang” jawab carol
“gk apa-apa kok nangis, emang kenapa? Siapa cotie?” tanya clara
“Enggk kok, enggak” kata carol
Clara pun ingin membuat carol bercerita dengannya, sedangkan justin masih berusaha mencari mereka yang ternyata saat dia liat tidak ada di wc. Dia pun berusaah untuk mengelilingi sekolah. Dan akhirnya justin bertemu mereka di halaman belakang sekolah itu
“carol” teriak justin
“aku pergi ya” kata clara
“clar jagan tolong” jawab carol
“gk, aku pergi oke” kata clara
“lline, tolong denger dulu.” Kata justin
“denger apa?” jawab carol
“kaki kmu masih sakit?” tanya justin
“gk usah perduli aku” jawab carol
Carol berusaha untuk berdiri, tapi kakinya terasa sangat sakit, karena dia tapi berlari.
“sini, aku bantu” kata justin
“engk usah justin, gk usah”kata carol
“lline”teriak justin
“aw..”teriak carol
“sini duduk, aku obatin dulu”kata justin
“gk perlu”jawab carol
Dengan terpaksa justin menyuruh carol untuk duduk dan justin mengobati luka carol. Saat dia buka perban luka kakinya, ternyata, lukanya sangat besar dan darahnya mengalir sangat banyak. Karna carol tidak sanggup dengan yang namanya darah, dia hanya menutup mata saat justin mengobatinya. Justin pun merasa bersalah mengingat kejadian tadi pagi saat di kantin, dia jadi membenci heron karena heron sudah membuat carol sakit.
“sudah selesai lline, darahnya udah gk ada lagi”kata justin
“aw, sakit tau”kata carol
“maap, sini aku bantu berdirinya”kata justin
“aduh”teriak carol
“masih sakit? Udah sini aku bantu, kamu mau kemana?”kata justin
“temenin aku temuin temenku sekarang”kata carol
“tapi alline ....”jawab justin
“apa?”tanya carol
“maafin aku. Aku gk bermaksud buat ...”kata justin
“oh itu, udah lupain aja lah, kita bisa kan jadi kakak adek aja, aku udah rela klo kmu sama dia, aku gk apa kok, tpi tolong temuin aku dengan temenku”jawab carol
Mereka pun sampai di halaman belakang, teman carol yg laki-laki tidak percaya kalau justin menolong carol yng merasa kakinya sakit.
“loh, kok” kata kevin
“lline, lo gk apa?” kata demon
“kak, dia kenapa?” tanya george
“oh, tdi darahnya ngalir, aku bersiin tadi, kan dia takut darah?” jawab justin
“a? Kok kakak tau dia takut sama darah?” tanya jeanny
“gk aku cman ,,,” jawab justin
“george, anterin aku pulang yok, bentar lagi kan bel” kata carol
“lline, aku bisa nganterin kamu kok” kata justin
“gk tin, gk usah ntar klo george gk bisa aku jga bisa naek taksi kok” jawab carol
“tapi lline...” kata justin
“yok clar ntar lgi mau bel, kita ambil tas yok” kata carol
“oh, i iya lline” jawab clara
“eh, ayo, kok diem sih, ayo ke kelas” kata carol
“iya lline” kata demon dan kevin
“iya” kata george
Sementara itu justin pun tertinggal sendirian di halaman itu, dia merasa sangat menyesal, dan tidak ingin melupakan kejadian tadi, dia tidak menyangka kalau sebenarnya carol salah paham dengan dirinya.
“woi, justin, kok lo tadi langsung turun aja, ada apa? Angin topan lewat ya?” kata heron
Brukkk
Bbuukkk
Tak disangka justin menonjok Heron dengan keras, dia melakukan itu karena dia marah dengan heron yang sudah buat bcarol jatuh tadi pagi
“lo kenapa tin? Kok gini” kata heron
“lo mau tau kenapa?” kata justin
“gue salah apa tin?” tanya heron
“ini pembalasan gue karna lo udah buat cewek tadi yg di kantin sakit sampe nangis jerit-jerit di depan muka gue. Lo rasain sekarang apa yang dia rasain sekarang, puas lo selalu gk mau minta maap sama orang” jawab justin
Justin pun meninggalkan heron dan berusaha cepat untuk mengambil tasnya, maksudnya jika bisa dia ingin mengantar carol pulang.
Saat di kelas, kevin, dan demon binggung dengan hal yang di lakukan oleh carol, mereka tak menyangka dengan mudahnya carol memanggil nama justin dengan santainya tanpa memanggil namanya dengan tambahan senior, atau kakak. Karena carol itu adalah teman mereka yang paling muda, umurnya baru 13 tahun, sedangkan mereka 14 tahun, dan justin itu 15 tahun.
Sedangkan george dan Jeanny binggung karena saat meliahat justin membantu carol jalan, mereka sudah seperti orang yang sudah lama kenal dan mereka pun tudak menyangka hal itu akan terjadi
“ayo pulang” kata carol
“ha?” kata demon
“iya demon, ini saatnya pulang” jawab carol
“hm, george gk usah binggung tadi, heheh aku gk mau jga kok kamu anterin, katanya kamu sma clara ada tugas kelompok berdua, ya udah, pergi berdua sana”kata carol
“tapi, gk gitu jga sih lline, gk apa, kan tugas itu di kumpulnya lama” jawab clara
“gk lah, gk apa lagi, maafin aku ngerepotin”jawab carol
“nah kamu jean kan katanya kamu mau makan ice-cream udah janjian sama demon, udah saan ke mall haha” kata carol
“ehm, kamu mau ikut? Ayo, kan demon jga punya mobil” kata jeanny
“iya lline ikt ya” sambung demon
“gk usah ntar kan kalian mau ke mall, psti jalan-jalan. Kakiku masih sakit tau” jawab carol
“nah lline sama aku aja pulangnya, kan aku ini ada les musik buat ntar tes, kan arahnya mau ke rumahmu jga” kata kevin
“oke, aku sama kevin aja deh” jawab carol
“oh, ya udah, hati-hati ya” kata george dan clara
“iya daadaddaaaa” kata carol
Akhirnya carol pun pulang dengan kevin dengan menaiki motor sport milik kevin, karena kevin tau carol pasti tidak tahan dengan rasa sakit di kakinya, kevin berusaha untuk ngebut.
Tetapi saat di pertengahan jalan, tiba-tiba ada motor yang menyalibnya. Kevin binggung dan langsung mengerem dengan cepat.
“woi, enak aja lo maen nyalib ,dasar lo” kata kevin
“udah biarin orang ngebut jalanan dia” jawab carol
Tiba-tiba orang yang menyalib motor kevin pun turun, dan dia membuka helmnya, ternyata orang itu adalah justin.
“lline, turun darimotor itu sekarang” kata justin
“tapi lline ......” kata kevin
___________________________________________________
BERSAMBUNG
TUNGGU PART BERIKUTNYA
Jumat, 16 April 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar